Mataram, 29 Juli 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bumigora (UBG) menginisiasi penjajakan kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui sosialisasi Program Akuisisi Pengetahuan Lokal Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Ketua Tim Penerbitan Ilmiah BRIN, Dwi Wiratno Prasetijo, M.Eng., beserta jajaran, serta diikuti oleh dosen-dosen Fakultas Seni dan Desain Universitas Bumigora. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LPPM Universitas Bumigora dalam memperluas jejaring kemitraan strategis sekaligus meningkatkan kapasitas dosen untuk berpartisipasi dalam program-program nasional yang berorientasi pada pelestarian budaya, penguatan riset, dan publikasi ilmiah.
Melalui forum ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai kebijakan, mekanisme pengusulan, serta peluang kolaborasi dalam Program Akuisisi Pengetahuan Lokal yang dikelola BRIN. Dalam paparannya, Dwi Wiratno Prasetijo, M.Eng. menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan pengetahuan lokal yang sangat beragam dan bernilai tinggi, mulai dari tradisi lisan, seni pertunjukan, arsitektur tradisional, pengobatan tradisional, hingga berbagai praktik budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang mampu mendokumentasikan, mengkaji, dan mendiseminasikan kekayaan budaya tersebut dalam bentuk karya ilmiah maupun karya kreatif. Beliau juga memaparkan ruang lingkup Program Akuisisi Pengetahuan Lokal, mulai dari persyaratan pengusulan, tahapan seleksi, bentuk luaran yang diharapkan, hingga peluang pendanaan bagi proposal yang memenuhi kriteria. Program ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian pengetahuan lokal sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi yang terdokumentasi secara ilmiah dan berkualitas.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Dosen-dosen Fakultas Seni dan Desain Universitas Bumigora mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penyusunan proposal, pengembangan dokumentasi audiovisual, penerbitan buku, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta strategi menghasilkan luaran yang sesuai dengan standar BRIN. Jajaran Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN turut memberikan berbagai masukan teknis dan berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pada tahun-tahun sebelumnya.
Dekan Fakultas Seni dan Desain Universitas Bumigora, Dr. Christofer Satria, mengapresiasi inisiatif LPPM Universitas Bumigora yang telah membuka peluang kolaborasi dengan BRIN. Menurutnya, Program Akuisisi Pengetahuan Lokal menjadi kesempatan strategis bagi dosen untuk mengimplementasikan kompetensi akademik dan kreatif dalam mendokumentasikan serta melestarikan kekayaan budaya Nusantara, khususnya yang berasal dari Nusa Tenggara Barat.
"Fakultas Seni dan Desain memiliki sumber daya yang kompeten di bidang seni, desain, multimedia, dan dokumentasi visual. Potensi tersebut sangat relevan dengan Program Akuisisi Pengetahuan Lokal BRIN. Kami mengapresiasi inisiatif LPPM Universitas Bumigora dalam membangun jejaring kerja sama ini. Semoga kolaborasi dengan BRIN dapat melahirkan karya-karya berkualitas yang tidak hanya memperkuat publikasi akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal," ujar Dr. Christofer Satria.
Melalui kegiatan ini, LPPM Universitas Bumigora berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan BRIN, tidak hanya dalam Program Akuisisi Pengetahuan Lokal, tetapi juga pada berbagai program riset, inovasi, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem riset Universitas Bumigora serta meningkatkan kontribusi sivitas akademika dalam mendokumentasikan dan mengembangkan pengetahuan lokal sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
Ke depan, Universitas Bumigora berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kolaborasi yang produktif, Universitas Bumigora optimistis dapat menghasilkan inovasi dan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.